LIPUTAN MEDIA SUMATERA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian mengumumkan seluruh penyintas banjir Aceh dan Sumatera mendapatkan dana pengganti perabotan dan pemulihan ekonomi masing-masing Rp 3 juta dan Rp 5 juta. Awalnya, pemerintah hanya memberikan untuk penyintas banjir kategori berat saja. Belakangan, kategori ringan dan sedang juga diberikan.

“Pak Mensos Gus Saifullah Yusuf berkali-kali datang ke Aceh. Akhirnya pusat sepakat memberikan bantuan perabotan dan pemulihan ekonomi untuk seluruh kategori,”

Dia menyebutkan, pemberian bantuan untuk melihat kondisi penyintas banjir selama ini.

Sisi lain, pertumbuhan ekonomi di daerah bencana mengalami penurunan drastis. Dia mencontohkan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh Aceh minus 1,61 persen, Provinsi Sumatera Barat minus 1,69 persen, dan Sumatera Utara hanya tumbuh 4,63 persen dari sebelumnya 5 persen lebih.

Adapun pertumbuhan ekonomi nasional 5,5 persen. “Semua provinsi mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi. Kita lihat kabupaten/kota di Aceh, Aceh Timur itu minus 0,02 persen, Gayo Lues minus 4 persen, Aceh Tamiang itu paling parah,” tegasnya. Inflasi di tiga provinsi terdampak bencana juga sangat tinggi sehingga daya beli masyarakat rendah.

“Karena itu, diputuskan pemerintah untuk memberi seluruh kategori bantuan pemulihan ekonomi untuk penyintas banjir, mulai dari rusak ringan, sedang, dan berat. Seluruhnya dapat bantuan,” katanya. Dia meminta agar daerah gerak cepat dalam pendataan.

Bupati/wali kota diminta untuk mem-plot anggaran pendataan sehingga bisa dilakukan cepat dan penyintas banjir segera menempati rumah. “Saya mohon ini proaktif bupati/wali kota jemput bola. Data beres, langsung kami bangunkan rumah untuk penyintas banjir,”


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *